Mount Hardisk Otomatis di Linux Mint dan Kawan – Kawan

Sebenarnya kita ngak perlu mount – mount secara manual. Karna untuk keluarga debian, ubuntu dan kawan – kawan sudah hampir mirip dengan windows. Dalam kasus ini aku gunain linuxmint 8 Helena. Kita tiggal masuk ke My Computer lalu pilih hardisk mana yang kita buka. Hanya saja kekurangannya setiap  membuka hardisk tita harus memasukkan password user kita terlebih dahulu. Semoga totorial dibawah bermanfaat sekalian sebagai catatan kalau sewaktu – waktu aku lupa.

Yang pingin mencoba silahkan ikuti langkah – langkah dibawah ini

1. Buka terminal lalu ketikkan “sudo fdisk -l” maka akan muncul seperti ini Maka akan muncul seperti berikut  Yang perlu diperhatikan adalah tiap komputer bisa jadi memiliki struktur yang berbeda – beda, Jadi jangan lupa disesuaikan dengan komputer anda.

2.Lihat pada bagian yang aku lingkari, berarti dalam kasusku diatas aku memiliki dua partisi hardisk sda1 memiliki file system FAT32 dan yang sda2 berfile system NTFS

3. Buatlah sebuah folder sebagai mount point pada folde “/media/” dalam kasus diatas aku membuat dua buah folder yang pertama diberi nama hardisk-ntfs dan harddisk-fat

4. Selanjutnya carilah file “fstab” pada folder “/etc/” silahkan mau mengedit menggunakan terminal atau dari text editor langsung. copykan baris perintah berikut pada akhir fiel

untuk NTFS
/dev/sda2 /media/hardisk-ntfs ntfs-3g defaults,locale=en_US.UTF-8 0 0

Untuk FAT32
/dev/sda1 /media/hardisk-fat umask=000 0 0

Jika sudah selesai jangan lupa disave.

5. Selanjutnya restart komputer kita.

6. Selesai

Semoga bermanfaat  :)

Tags: , , , ,

This entry was posted on Tuesday, January 19th, 2010 at 10:52 am and is filed under Dunia It, Linux. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

7 Responses to “Mount Hardisk Otomatis di Linux Mint dan Kawan – Kawan”

Amink January 19th, 2010 at 2:20 pm

disini juga numpang yah…

Reply

oob January 21st, 2010 at 11:41 pm

ga ngerti tp ttp mau komeng,,, hahaha
.-= oob´s last blog ..Update Status di Facebook Via ( Apa Aja Deh ) =-.

Reply

Lentin Reply:

aku jg gk ngerti :(

Reply

ravimalekinth January 24th, 2010 at 5:11 am

saya sudah pernah sekali saja coba linux, opensuse 11.

Saya ada pertanyaan. Mengapa Linux memakai nama DEV untuk identifikasi partisi, dan bukan huruf (C:, D:, E:)?

Saya masih agak bingung hahahaha :))
.-= ravimalekinth´s last blog ..Perangko “Forever” =-.

Reply

shiddiq blog January 25th, 2010 at 8:47 pm

P U S I N G mas, linux tuh rumit gak ya..??
.-= shiddiq blog´s last blog ..Kompetisi Website Kompas MuDa – KFC =-.

Reply

teguh January 12th, 2011 at 10:22 am

kok gabisa disave ya waktu sya edit fsab nya di gedit
muncul tulisan

You do not have the permissions necessary to save the file. Please check that you typed the location correctly and try again.

Reply

heru Reply:

coba jalaninnya dari root :)
klo mau simle gunain sudo :)

Reply

Leave a Reply

CommentLuv badge